Seumur-umur baru sekarang ku merasa sakitnya kena kejang otot. Parahnya, kejang otot ini menyerang kedua kaki. Akhirnya aku harus badrest total sepanjang akhir pekan ini. Dokter bilang kejang otot ini timbul karena aku terlalu memforsir diri, plus kecapekan. Klise memang.
Kubayangkan lima hari lalu, aku sudah merasakan ngilu di kedua tulang kakiku, saat menyertai lawatan Wakil Presiden ke Singapura dan Malaysia. Jadwal padat, dan aktivitas tinggi yang memaksaku untuk gesit berlari ke sana ke sini agar tak tertinggal rombongan.
Kalimat yang sama pun terdengar dari tukang urut ibu kos, yang kuboyong ke lantai atas untuk mengurut dua kakiku. Sepanjang hidupku baru dua kali aku merasakan di urut. Pertama, ketika aku berumur 9 tahun, saat jatuh dari sepeda. Kedua, sekarang ini. Tak terbayang teriakan kesakitan yang menggema sepanjang lorong kamar kosku. Sungguh sakit, dan yang lebih menyebalkan ketika tukang urut dengan santainya berkomentar sembari menekan jempol tangannya ke kakiku,
"kalau mau sembuh, ya harus tahan sakitnya mbak."Singkat jawabanku atas komentarnya....
Wathoooo athooooooo.........